Minggu, 19 Maret 2017

Proposal usaha prakarya dan kewirausahaan



BAB I
LATAR BELAKANG, VISI DAN MISI USAHA
A.   Sejarah Berdirinya
Zaman globalisasi ini, perkembangan fashion di Indonesia mengalami perkembanngan yang pesat. Terbukti dengan banyak munculnya model dan gaya fashion, mulai dari pakaian hingga alas kaki serta aksesoris. Sehingga fashion merupakan salah satu hal penting bagi wanita maupun pria. Munculnya berbagai jenis fashion ini dimanfaatkan oleh berbagai masyarakat dan industri untuk menciptakan model-model fashion terbaru.
Hal ini juga tidak disia-siakan oleh kami. Peluang untuk memulai usaha penjualan sandal tidur “SATELIT Shop” yang diharapkan dapat memberikan berbagai keuntungan karena tingkat kebutuhan dan permintaan masyarakat semakin besar. Kami pun berharap masyarakat semakin dimudahkan untuk mendapatkan flat shoes maupun sandal tidur yang diinginkan.
Dalam menjalankan usaha, “SATELIT Shop” memproduksi sendiri kerajinan dari bahan limbah berupa sandal tidur. Bahan utamanya adalah limbah kain velboa yang didapat dari industri boneka di daerah Adiwerna dan sekitarnya.

B.   Konsep Usaha
1.      Konsep usaha kerajinan SATELIT SHOP adalah komersil karena setiap usaha pasti menginginkan sebuah keuntungan atau profit sebanyak-banyaknya untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan.
2.      Konsep manajemen pada usaha kerajinan SATELIT SHOP adalah manajemen kekeluargaan karena dalam menjalankan usaha semua karyawan mempunyai kedudukan yang sama dan tidak ada istilah atasan dan bawahan semua karyawan bekerja bersama-sama. Mereka mempunyai hak dan kewaiban yang sama dalam menjalankan usaha.

C.   Visi dan Misi Usaha
Visi usaha “SATELIT Shop” adalah “Menjadi Produk yang Terkreatif dan Bermanfaat” .
Sedangkan Misi usaha “SATELIT Shop” yaitu :
Ø  Memperkenalkan sandal tidur yang terbuat dari limbah yang bermutu.
Ø  Menciptakan produk yang lucu, unik dan menarik dengan harga yang memadai.

D.   Tujuan Usaha
Tujuan usaha kerajinan “SATELIT Shop” adalah :
ü  Mendapat keuntungan.
Dalam dunia bisnis, mendirikan sebuah perusahaan berarti sebagai sumber penghasilan untuk meneruskan kehidupan, menjadikannya dengan mendapatkan keuntungan dari kegiatan perusahaan.
ü  Mengembangkan kreatifitas para pegawai di bidang kerajinan tangan.
ü  Memanfaatkan limbah kain velboa menjadi kerajinan yang lebih menarik.
Dengan kami membuat produk kerajinan dari limbah tekstil itu dapat membantu mengurangi limbah tektil yang sering menjadi kendala karena jumlahnya banyak dan hanya ditumpuk
ü  Membuka lapangan pekerjaan.
Dengan dibukanya usaha kerajinan “SATELIT Shop” akan membuka peluang atau lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar yang belum mendapatkan pekerjaan sehingga dapat membantu mengurangi jumlah pengangguran di indonesia dan juga dapat meningkatkan kemakmuran kehidupan mereka.

E.   Jenis Usaha
Jenis usaha kerajinan ”SATELIT Shop” adalah perusahaan industri karena kegiatannya memproduksi barang dan menjualnya. Kami memproduksi sendiri kerajinan sandal tidur dari bahan-bahan berikut :

1.      Limbah tekstil;
2.      Kain flanel;
3.      Karet gabus/spons;
4.      Dakron; dan
5.      Benang.
Kami juga menjual sendiri produk tersebut dengan cara mendistribusikan ke pasar-pasar.
F.    Produk yang dihasilkan
Produk dikelompokan menjadi dua, yaitu barang dan jasa. Produk “SATELIT Shop”  adalah barang, yaitu sesuatu yang bisa dipegang, dilihat, diukur dan dirasakan manfaatnya. “SATELIT Shop” adalah produk karya kerajinan dari bahan limbah tekstil yang berfungsi sebagai benda hias dan benda pakai. Nama produk yang dihasilkan adalah sandal tidur.







BAB II
ASPEK PEMASARAN
A.   Pasar Keseluruhan
Pasar keseluruhan adalah suatu tempat atau wilayah dimana perusahaan membuka usaha dan rencana perkembangan usaha ke depan. Produk-produk “SATELIT Shop ditujukan kepada anak-anak, remaja, dan dewasa karena daya tarik dari golongan tersebut sangat tinggi. Dengan menghasilkan produk yang berkualitas sesuai dengan keinginan pelanggan, maka daya beli akan meningkat.
Usaha kerajinan “SATELIT Shop dapat dikatakan berpotensi di pasar, karena produk ini dibutuhkan oleh pelanggan karena fungsinya sebaga penunjang penampilan. Maka dari itu, untuk pemasaran produk ke depannya, saha kerajinan “SATELIT Shop akan memasarkan hasil produknya di sekitar Kabupaten Tegal.

B.   Kondisi Pasar
Yang dipergunakan untuk mengetahui kondisi pasar dengan mempergunakan segmen pasar adalah :
1.    Faktor Demografis
Segmen pasar yang dipilih yaitu tanpa memndang usia, agama maupun pendidikan. Namun, sasaran utamanya adalah remaja dan dewasa karena pada sasaran tersebut cocok dengan produk yang dibuat dan memiliki daya tarik yang cukup besar.
2.    Faktor Geografis
Usaha produk “SATELIT Shop  memberikan produk untuk seluruh lapisan masyarakat baik yang tinggal d desa, kota, pegunungan, panai, maupun msyarakat yang berdomisili warga asing. Karena usaha “SATELIT Shop  tidak memperhatikan konsumen berdasarkan faktor geografisnya.
3.    Faktor Ekonomi dan Sosial
Usaha produk “SATELIT Shop  memberikan sesuatu untuk semu warga masyarakat.
Disetiap usaha pasti terdapat suatu kelemahan dan kelebihan, serta peluang dan ancaman yang muncul dari pesaing lainnya. Untuk mengetahui faktor-faktor  dari pesaing bisa dilihat melalui analisis SWOT, yaitu :
·           Strenght (Kekuatan)
Kekuatan yang dimiliki oleh “S4TELIT SHOP” adalah pemberian kualitas produk yang setara dengan harga yang dibayar oleh konsumen. Selain itu, kualitas bahan yang terjamin sehingga menciptakan produk yang kuat dan tahan lama.
·         Weakness (Kelemahan)
Karena usaha “SATELIT Shop” merupakan usaha yang baru dibuka, dan jenis produk yang diproduksi sudah banyak diketahui oleh masyarakat, bahkan sudah banyak yang memproduksi dan menjualnya, maka banyak calon konsumen yang mempertimbangkan dan membandingkan produk ini dengan yang lain.
Sehingga dari perusahaan kami perlu melakukan promosi secara terus-menerus untuk memberitahukan kepada calon pelanggan sekaligus pengenalan produk kepada para calon konsumen. Baik promosi yang dilakukan melalui media cetak maupun media elektronik.
·      Opportunities (Peluang)
Karena banyaknya pesaing, maka perusahaan kami akan menciptakan sebuah produk baru dengan mengikuti style sandal yang berkembang dengan pesat. Para designer sandal semakin gencr menciptakan inovasi-inovasi baru. Maka dari itu, untuk memperindah penampilan agar lebih menarik, maka hadirlah sandal cantik ini.
Dengan produk yang unik kami harap dapat menarik konsumen baru serta tetap mempertahankan konsumen lama. Sehingga dapat memudahkan dalam hal peluasan usaha dengan tidak mengurangi pelanggan yang ada serta menciptakan sebuah loyalitas dari setiap pelanggan.
·      Threath (Ancaman)
Ancaman yang telah kami prediksi dimasa mendatang adalah adanya perusahaan lain yang memproduksi jenis barang yang sama dengan model kerajinan yang sama pula.

C.   Rencana Pemasaran
Promosi merupakan salah satu faktor untuk memperkenalkan barang atau jasa kepada masyarakat. Promosi adalah salah satu media kesuksesan dalam suatu usaha. Karena dengan promosi, para pelanggan dapat mengenal barang atau jasa yang ditawarkan.
Apabila promosinya menarik, maka pelanggan atau pengunjung akan membeli produk atau menggunakan jasa. Untuk itu diperlukan strategi dalam menentukan promosi agar para pengunjung tertarik dengan promosi yang disajikan.
Sehingga mereka tertarik dengan barang yang kita tawarkan. Beberapa cara yang dilakukan usaha “SATELIT Shop adalah :
1.    Penjualan produk secara tunai
Usaha “SATELIT Shop” menggunakan sistem penjualan tunai, dikarenakan usaha “SATELIT Shop” merupakan usaha yang baru berdiri, apabila menggunakan sistem penjualan kredit dikhawatirkan akan terjadi risiko, seperti tidak kembalinya modal yang dapat menghambat perkembangan usaha.
2.   Menyebarkan brosur di media sosial
Dengan membuat brosur dan menyebarkannya diharapkan usaha “SATELIT Shop dapat semakin dikenal masyarakat luas, sehingga usaha yang kami rintis dapat semakin berkembang.
3.    Melakukan Personal Selling
Melakukan personal selling dengan melakukan penawaran di hadapan calon konsumen secara langsung seperti membawa contoh produk, sehingga konsumen dapat mengerti kualitas dan mutu dari produk yang ditawarkan.
4.    Dengan display atau pameran pada acara tertentu
Dengan memanfaatkan acara-acara besar sebagai perantara pengenalan produk, seperti melakukan display pada pameran atau acara tertentu. Sehingga dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap produk “SATELIT Shop.
5.    Melakukan penjualan langsung kepada konsumen (door to door)
Selain melakukan cara diatas, “SATELIT Shop juga melakukan penjualan secara door to door yaitu dengan mendatangi rumah-rumah atau tempat-tempat konsumen berada secara langsung. Sehingga konsumen tidak kesulitan dalam mendapatkan produk ini, karena “SATELIT Shop juga melakukan penjualan secara door to door.



BAB III
ASPEK PRODUKSI
A.   Analisis Lokasi Usaha
Lokasi yang digunakan oleh “SATELIT Shop” berada di Jln. AIP KS Tubun No 4, Slawi. Berikut denah lokasi usaha “SATELIT Shop”.



SATELIT Shop
Jln. AIP KS Tubun


SMA N 1 Slawi



   “SATELIT Shop” memilih lokasi tersebut karena letaknya strategis, ramai dan terjangkau oleh transportasi umum. Pemilihan lokasi yang tepat, aman dan nyaman akan menunjang keberhasilan usaha. Disertai dengan pengaplikasian strategi pemasaran yang tepat.
Lokasi tersebut sangat mendukung usaha “SATELIT Shop” karena dilihat dari beberapa faktor, yaitu :

1.      Faktor Ekonomis
           Jika dilihat dari faktor ekonomis, lokasi usaha “SATELIT Shop” cukup strategis yaitu sekolah dan ruko-ruko dan bisa dikatakan kondisi perekonomian disana memadai.
2.      Faktor Geografis
           Berdasarkan faktor geografis, lokasi usaha “SATELIT Shop” dekat dengan sekolah-sekolah dimana terdapat banyak siswa yang berlalu lalang dan ruko-ruko dimana pasti ada banyak pembeli disana.

B.   Fasilitas dan Peralatan yang Diperlukan
         Dalam menjalankan suatu usaha, tentu dibuutuhkan peralatan dan fasilitas yang digunakan untuk melakukan kegiatan produksi usaha “SATELIT Shop”.
         Berikut ini adalah fasilitas dan peralatan yang digunakan dalam produksi “SATELIT Shop” :
Ø  Fasilitas
Adalah segala sesuatu yang dapat memudahkan dalam melancarkan pelaksanaan suatu usaha. Dalam hal ini berupa benda, antara lain :
1.      Meja;
2.      Kursi;
3.      Jam dinding;
4.      Kipas angin; dan
5.      Alat-alat kebersihan.
Ø  Peralatan Operasional
            Yaitu peralatan utama yang digunakan dalam proses produksi “SATELIT Shop”, antara lain :

1.      Mesin jahit;
2.      Gunting;

Ø  Peralatan Pelengkap
            Yaitu alat pelengkap peralatan operasional yang digunakan dalam proses operasi perusahaan, antara lain:
1.      Pakaian kerja.
Ø  Peralatan Pelayanan
Yaitu alat yang digunakan dalam setiap kegiatan pelayanan konsumen, antara lain :
1.      Rak display;
2.      Kursi; dan
3.      Meja kasir.

C.   Kebutuhan Bahan Baku
Dalam menjalankan suatu usaha, tentu dalam pembuatan suatu produk harus memiliki bahan baku yang memiliki kualitas yang bagus dan tahan lama. Dalam usaha “SATELIT Shop” terdapat 2 jenis bahan yatu bahan utama dan bahan penolong. Berikut bahan-bahan yang digunakan oleh usaha kerajinan “SATELIT Shop” :
BAHAN UTAMA                                               HARGA SATUAN
Limbah kain velboa/kg                                         Rp  7.000,-
Karet gabus/m2                                                     Rp 15.000,-
Dakron/bks                                                           Rp   3.000,-
Kain flanel                                                           Rp   2.000,-
                 Jumlah                                                 Rp 27.000,-
BAHAN PENOLONG                                       HARGA SATUAN
Benang                                                                 Rp    2.000,-
Plastik kemasan besar/buah                                  Rp       500,-
                 Jumlah                                                 Rp    2.500,-
Total biaya bahan : Rp 27.000,- + Rp 2.500,- = Rp 29.500,-

D.   Kebutuhan Tenaga Kerja
Dalam usaha yang kami dirikan sangat dibutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan. Dengan mempekerjakan tenaga yang memiliki keterampilan, maka akan menghasilkan produk yang berkualitas, sehingga dapat bersaing di pasar.
Tenaga kerja dalam usaha yang kami dirikan berjumlah 6 (enam) orang. Yang selain menjadi tenaga kerja, 6 (enam) orang ini juga sebagai pemilik usaha.
Dalam tatanan kerjanya usaha “SATELIT Shop” memiliki kriteria dalam merekrut tenaga kerja. Berikut kriteria tenaga kerja yang dimiliki “SATELIT Shop” :
No
Jabatan
Jml.
Kriteria/Spesifikasi Tenaga Kerja
Gaji Perorang (Rp)
Tugas & Wewenang
1.
Pimpinan
1
ü  Lulusan minimal SMA/SMK sederajat;
ü  Memiliki jiwa kepemimpinan;
ü  Pekerja keras;
ü  Disiplin;
ü  Bertanggung jawab;
ü  Mampu mengelola perusahaan.
800.000
ü  Mengatur dan mengawasi tugas setiap bagian;
ü  Memimpin rapat;
ü  Menerima laporan keuangan;
ü  Menentukan keputusan yang tepat bagi manajemen perusahaan.
2.
Bagian Keuangan
1
ü  Minimal lulusan SMK/SMA sederajat;
ü  Menguasai pengelolaan keuangan;
ü  Disiplin;
ü  Pekerja keras;
ü  Mampu bekerja sama;
ü  Bertanggung jawab.
625.000
ü  Melakukan pencatatan pendapatan serta pengeluaran dana perusahaan dan pembukuan persediaan barang dagang;
ü  Membuat laporan keuangan.
3.
Bagian pemasaran
2
ü  Pandai memasarkan produk;
ü  Disiplin;
ü  Pekerja keras;
ü  Mampu bekerja saoma;
ü  Bertanggung jawab.
575.000
ü  Melakukan promosi;
ü  Melaporkan hasil penjualan kepada bagian peembukuan.
4.
Bagian Produksi
2
ü  Terampil dan kreatif;
ü  Disiplin;
ü  Pekerja keras;
ü  Mampu bekerja sama;
ü  Bertanggung jawab.
525.000
ü  Merancang desain produk yang akan diproduksi;
ü  Melakukan proses produksi.
JUMLAH GAJI PEGAWAI
3.225.000






STRUKTUR ORGANISASI “SATELIT Shop”











E.   Proses Produksi
Dalam setiap penciptaan suatu produk kerajinan, pasti memiliki suatu proses dalam pembuatannya. Tahapan produksi secara umum terbagi atas : Pengolahan bahan atau Pembahanan, Pembentukan, Perakitan dan Finishing.

Tahapan-tahapan dalam proses produksi tersebut antara lain :
Bahan limbah              : Limbah Kain Velboa
Daerah asal limbah      : Adiwerna dan sekitarnya.
Nama produk              : Sandal Boneka
Tahap Produksi
Jenis Aktivitas & Teknik yang Digunakan

Alat / Bahan
Metode dan Peralatan K3
Pembahanan
ü  Mengumpulkan dan menyortir limbah kain sesuai warna dan ukuran.
ü  Membuat pola untuk sandal dan boneka pada kain.
ü  Membuat pola untuk alas kaki pada gabus.
Limbah Kain Velboa
Pakaian kerja, sarung tangan, masker.
Pembentukan
Memotong kain velboa dan kain flanel serta karet gabus sesuai pola yang dibuat
Gunting, pemotong karet gabus, kain rasfur, kain flanel
Pakaian kerja
Perakitan
ü  Menyelipkan karet gabus pada kain rasfur yang akan dibuat alas kaki, lalu dijahit menggunakan mesin jahit.
ü  Menjahit dan membentuk serta menghias boneka yang akan dipasang sebagai bagian atas sandal, kemudian diisi dengan dakron dan dijahit sempurna.
ü  Menyatukan bagian alas dan bagian boneka.
Mesin jahit, benang, dakron.
Pakaian kerja
Finishing
Mengemas sandal dengan plastik kemasan besar.
Plastik kemasan besar.
Pakaian kerja



F.    Kapasitas Produksi
Dalam suatu proses produksi tentunya akan menghasilkan barang produksi dalam jumlah atau kapasitas produk yang ditargetkan masing-masing perusahaan. Pada usaha “SATELIT Shop” ditargetkan dalam setiap produksi menghasilkan 5 (lima) pasang sandal setiap harinya. Dikarenakan terdapat 2 (dua) pengrajin, maka dalam satu hari kapasitas produksi yang dihasilkan yaitu 10 (sepuluh) pasang sandal boneka. Dalam satu bulan (26 hari) dapat menghasilkan 260 pasang sandal boneka (10 pasang x 26 hari).

G.  Struktur Biaya Produksi
Dalam pembuatan suatu produk tentunya akan mengeluarkan biaya. Agar dalam proses produksi tidak mengalami kerugian, maka pengolahan biaya produksi harus lebih teliti dan konsekuen terhadap biaya yang dikeluarkan.
Biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk bahan baku, tenaga kerja dan biaya lain yang disebut overhead. Dalam tatanan kerjanya “S4TELIT Shop” memiliki struktur biaya produksi harian sebagai berikut :

Jumlah
Harga Satuan
(Rp)
Biaya
(Rp)
No.
Bahan Baku
1.
Limbah Kain Velboa
1 Kg
7.000
7.000
2.
Kain Flanel
5 lembar
  2.000
10.000
3.
Karet Gabus
10 m2
15.000
150.000
4.
Dakron
5 bks
3.000
15.000
5.
Benang
3 buah
  2.000
  6.000
6.
Plastik Kemasan Besar
10 buah
     500
  5.000
No
Tenaga Kerja
1.
Pengrajin
2 orang
20.000
40.000
No.
Overhead
1.
Biaya Angkut

10.000
10.000
Biaya Produksi
Total
243.000

Biaya Produksi            : Jumlah Produksi        = Harga Pokok Produksi
Rp 243.000,-               : 10                              = Rp 24.300,-


BAB IV
ASPEK KEUANGAN
A.Tahapan Pelaksanaan
Dalam tahapan pelaksanaan terdapat 4 tahap, yaitu :
-          Pembahanan
Tahap pembahanan adalah mempersiapkan bahan baku agar siap diproduksi.
-          Pembentukan
Tahap pembentukan adalah membentuk bahan baku menjadi produk kerajinan.
-          Perakitan
Tahap perakitan adalah tahap menyatukan satu bahan dengan bahan lainnya sehingga menjadi produk kerajinan.]
-          Finishing
Tahap finishing adalah tahap penyelesaian dalam pembuatan produk.

Biaya-biaya yang diperlukan dalam tahapan pelaksanaan, antara lain :












B. Biaya Pra Investasi
Biaya Pra Investasi merupakan biaya yang harus dikeluarkan sebelum melakukan kegiatan produksi/pembuatan  produk “SATELIT Shop, yang digunakan untuk memperlancar kegiatan produksi “SATELIT Shop”.
Berikut rincian mengenai biaya pra investasi “SATELIT Shop:




C.  Biaya Investasi
Biaya investasi merupakan jenis modal atau kebutuhan yang harus dikeluarkan pada saat dimulainya usaha dan dipergunakan untuk jangka panjang. Diantaranya biaya tersebut sebagai berikut :


 








D.Biaya Pemasaran, Administrasi dan Umum
Biaya pemasaran adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk aktivitas kegiatan pemasaran produk sedangkan biaya administrasi dan umum adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan produksi dan pemasaran produk.
Berikut rincian mengenai biaya pemasaran, administrasi dan umum dalam “SATELIT Shop:


 







E.   Sumber Pembiayaan dan Penggunaan Dana
     Sumber pembiayaan dana dapat diartikan sebagai modal bersih yang dikeluarkan dalam membuka suatu usaha. Dalam suatu usaha terdapat sumber pembiayaan, yaitu berupa modal. Modal dalam suatu perusahaan dapat dibedakan menjadi modal internal dan modal eksternal.
1.     Modal internal
Modal internal merupakan modal yang berasal dari pihak internal (pendiri atau dari dalam perusahaan).
2.     Modal Eksternal
Modal eksternal merupakan modal yang diperoleh dari pihak eksternal (investor atau lembaga-lembaga keuangan).
Sedangkan penggunaan dana adalah semua modal usaha yang dikeluarkan atau digunakan dalam aktivitas usaha “SATELIT Shop”.






Berikut rincian mengenai sumber pembiayaan dan penggunaan dana “SATELIT Shop:

F. Proyeksi Rugi – Laba
            Dalam setiap usaha, pelaku usaha harus siap menghadapi situasi dimana perusahaan mengalami laba/rugi. Laba merupakan keutungan yang diperoleh dalam menjalankan usaha, sedangkan rugi merupakan suatu resiko yang harus ditanggung karena dalam menjalankan usahanya tidak memperoleh keuntungan.
Laporan laba/rugi adalah laporan yang disusun secara sistematis untuk mencari atau memperhitungkan keuntungan yang diperoleh perusahaan dengan cara mengurangi pendapatan dengan beban-beban yang terjadi dalam kegiatan usaha perusahaan selama periode tertentu. Berikut adalah proyeksi laba-rugi dari perusahaan “SATELIT Shop”.





G.  Proyeksi Aliran Kas
Cash flow adalah laporan mengenai jumlah uang kas yang masuk dan keluar sebagai akbat dai aktivitas perusahaan.
Manfaat cash flow :
1.      Memberikan seluruh rencana penerimaan kas yang berhubungan dengan rencana keuangan.
2.      Sebagai dasar untuk menaksir kebutuhan dana untuk masa yang akan datang dan memperkirakan jangka waktu pengambilan kredit.
3.      Membantu manajer untuk mengambil keputusan kebijakan financial.






H.              Analisis Manfaat Finansial Usaha
Analisis manfaat financial usaha bertujuan menguraikan pos-pos laporan keuangan menjadi unit informasi yang lebih kecil. Berdasarkan laporan keuangan usaha “SATELIT Shop”. Yang diuraikan diatas, usaha “SATELIT Shopdianggap sudah layak dijalankan karena usaha “SATELIT Shop prospeknya cukup menjanjikan di masa datang.
Manfaat analisis financial usaha :
1.      Dapat dijadikan sebagai salah satu dasar dalam pengambilan keputusan.
2.      Dengan mengetahui anggaran kas dapat digunakan untuk memprediksi pengeluara dana di masa mendatang.
3.      Untuk mengetahui posisi dan perkembangan laporan keuangan pada masa lalu dan masa sekarang sehingga dapat meningkatkan kualitas keuangan perusahaan pada masa yang akan datang.
Laporan keuangan memberikan menfaat ke banyak pihak. Pihak-pihak tersebut terbagi dalam 2 kelompok, yaitu :
1.      Pihak internal
a.       Pimpinan
Bagi pimpinan laporan keuangan digunakan sebagai dasar dalam pengambilan suatu keputusan. Bagi perusahaan “SATELIT Shopyang baru berdiri, pengambilan keputusan oleh pimpinan perusahaan sangatlah penting terutama keputusan untuk menambah modal perusahaan dan mengembangkan perusahaan agar lebih maju dan inovatif sehingga dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain.
b.      Karyawan
Karyawan membutuhkan informasi keuangan yang terkait dengan stabilitas dan profitabilitas usaha kerajinan “SATELIT Shop. 



2.      Pihak Eksternal
a.       Investor
Laporan keuangan digunakan untuk mencari informasi yang berhubungan dengan risiko yang terkait dengan investasi modal.
b.      Pemberi pinjaman
Pihak yang memberi pinjaman berkepentingan mengetahui informasi yang menunjukkan kemampuan usaha “SATELIT SHOP” dalam membayar kewajibannya secara tepat waktu.